<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4632945311162549138</id><updated>2011-07-08T14:25:13.523+07:00</updated><title type='text'>Hampir Iseng</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://hampiriseng.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4632945311162549138/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hampiriseng.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Omar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05642594525744930770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_A5c9ep38p34/SwaYOnI8gAI/AAAAAAAAAJE/t5__oQaDEvs/S220/16436_1236502923265_1549994232_633694_1938557_n.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>4</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4632945311162549138.post-4206503096901509307</id><published>2011-01-21T11:59:00.002+07:00</published><updated>2011-01-21T21:55:57.763+07:00</updated><title type='text'>Hampir Iseng Belum Mati</title><content type='html'>&lt;div&gt;Waaaah, sudah lama sekali saya tidak menulis di blog ini. Mungkin karena saking lamanya, kalau blog ini diibaratkan kucing, kucingnya sudah mati, membusuk, dimakan belatung dan menjadi tulang belulang. Mati karena kelaparan. Kelaparan karena tidak diberi makan. Makanan berupa tulisan (walaupun analoginya agak kurang nyambung, tapi cukup bagus lah untuk pembuka).&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Yaa, saya tidak memasukan cerita di blog ini disebabkan karena jenis tulisan di blog ini tidak sesuai dengan selera baca teman-teman yang membaca blog saya. Saya bisa mengambil kesimpulan seperti itu karena mereka yang memberitahukannya... walaupun secara tidak langsung. “Mar, gimana kabar blog lu yang satu lagi?” tanya seorang teman. “Nggak diurus lagi?”&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;“Nggak nih. Lagi males.”&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;“Waaaah!” seru teman saya kecewa. “Sayang banget tuh. Padahal lumayan.”&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;“Emang lu suka baca blog yang itu?”&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;“Nggak.”&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Oleh karena itu, dulu saya memutuskan untuk mengistirahatkan blog ini selama beberapa minggu untuk memikirkan apa saja yang harus saya ubah supaya cocok dengan mereka... tapi malah keterusan sampai setahun lebih.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Namun sebenarnya hal di atas tadi tidak bisa dijadikan alasan atas “mati suri”-nya blog ini. Saya tidak bisa menyalahkan teman saya yang kurang kurang suka membaca blog ini. Toh alasan saya membuat blog ini dan menulis di sini dulu karena saya mau, bukan karena dituntut mereka. Dari situ saya menemukan siapa yang bisa disalahkan: saya sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya tahu kalau sebenarnya saya bisa saja mengisi blog ini kapan pun saya dapat ide, dan hal itu sebenarnya sering terjadi. Sebagai contoh, saat saya sedang membeli kebab dan menemukan kejadian menarik yang bisa saya ceritakan di blog ini (misalnya penjual kebab yang memakan waktu lama untuk memasak kebab, tapi kemudian kebab tersebut malah dijadikan makanannya sendiri, bukan untuk pembeli. Padahal di depannya banyak orang mengantre). Di saat seperti itu, saya biasanya akan merasa sangat bersemangat dan ingin cepat-cepat berada di depan komputer agar bisa menulis untuk blog ini. Oleh karena itu saat pesanan kebab saya selesai, saya bergegas menaiki motor dan langsung tancap gas ke rumah saya yang kebetulan hanya berjarak kurang lebih 100 meter. Namun ada saja gangguan yang datang, sehingga di dalam perjalanan 100 meter itu rasa antusias tadi pudar dan kemudian hilang. Ya, secepat itu rasa semangatnya hilang. Mungkin itu dikarenakan saya mempunyai sifat gampang bosan. Dan saya cukup mengenal diri saya sendiri untuk tahu kalau itu memang benar. Rasa antusias saya terhadap sesuatu mirip seperti nyala api unggun di tengah-tengah hujan badai. Jadi, kadang-kadang saya semangat mau mengerjakan suatu hal (dalam kasus sekarang adalah menulis), namun rasa semangat itu biasanya pudar sebelum saya bisa mengeja kata S-E-M-A-N-G-A-T.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Yaaah, tapi itu kemarin. Mulai saat ini—sepertinya—blog ini akan diurus kembali. Jadi, kucing yang mati tadi akan dihidupkan lagi. Walaupun majikannya tahu kalau kucingnya itu nantinya akan menjadi zombie—tidak berjalan lincah melainkan kaku dan kurang menarik—tapi sang majikan akan mencoba untuk mengurusnya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Atau bisa saja si majikan malah bosan dan kemudian menembak kucing zombienya dengan shotgun, membungkus potongan badannya, dan menjualnya ke toko daging, karena kurang menarik.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4632945311162549138-4206503096901509307?l=hampiriseng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hampiriseng.blogspot.com/feeds/4206503096901509307/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hampiriseng.blogspot.com/2011/01/hampir-iseng-belum-mati.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4632945311162549138/posts/default/4206503096901509307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4632945311162549138/posts/default/4206503096901509307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hampiriseng.blogspot.com/2011/01/hampir-iseng-belum-mati.html' title='Hampir Iseng Belum Mati'/><author><name>Omar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05642594525744930770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_A5c9ep38p34/SwaYOnI8gAI/AAAAAAAAAJE/t5__oQaDEvs/S220/16436_1236502923265_1549994232_633694_1938557_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4632945311162549138.post-4275129110615752032</id><published>2009-08-04T16:48:00.001+07:00</published><updated>2009-08-04T17:00:30.164+07:00</updated><title type='text'>Infotaiment? Manteb Toh?</title><content type='html'>Hari ini indonesia telah kehilangan seorang musisi yang... euhm... aneh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini seorang musisi yang bernama Mbah Surip (nama tidak begitu disamarkan), telah meninggal dunia. Dan seperti biasa, semua infotaiment di seluruh channel pasti membahas hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, saya bilang seluruh channel. Karena, di Indonesia, hampir semua channel mempunyai acara infotaiment. Ya, paling yang tidak ada acara infotaimentnya contohnya ya seperti Space Toon. Karena itu adalah channel yang ditujukan untuk anak-anak, dan acaranya didominasi oleh kartun. Saya membayangkan bila tiba-tiba channel itu menayangkan acara gossip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pagi ini Ahmad Dhani telah ditangkap polisi lho. Karena dia telah menjadi tersangka pemerkosaan di bawah umur. Kata majikan si korban, ‘Ahmad Dhani itu pedofilia dan zoofilia, teganya dia memperkosa anak anjing saya! Dasar pedofilia dan zoofilia bejat!’ dengan nada marah.” Lalu si anak yang berumur 3 tahun, dengan polosnya bertanya kepada ibunya. “Ma, Memperkosa, Pedofilia dan zoofilia bejat itu apa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, kembali ke Mbah Surip dan infotaiment. Saya baru tahu kalau Mbah Surip meninggal pada saat saya sedang membaca buku sembari tiduran di atas tempat tidur, siang ini. Pada saat saya membaca buku, televisi saya biarkan menyala. Dan saat itu, acara yang sedang ditayangkan adalah acara infotaiment yang memberitakan bahwa Mbah Surip telah meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun menonton acara infotaiment tersebut. Hanya untuk sekedar tahu, bagaimana Mbah Surip ini meninggal. Lalu tidak lama kemudian, saya pindah ke channel lain. Dan benar saja. Channel lain pun sedang membahas tentang Mbah Surip. Lalu saya pindah lagi ke saluran lain setelah menontonnya sedikit. Akhirnya saya menemukan yang membahas selain Mbah Surip, dan beberapa lama kemudian... Mbah Surip lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi teringat pada waktu sang King of Pop, Michael Jackson meninggal. Seluruh stasiun televisi di dunia, membahas hal ini. Termasuk Indonesia. Di Indonesia, tidak hanya infotaiment saja yang membahas ini. Acara berita pun membahas ini. Tapi, saya lebih suka untuk melihat berita yang membahas ini. Daripada menonton infotaiment yang membahas hal yang sama. “Kenapa emangnya mar? Bukannya sama aja?” potong Anda.&lt;br /&gt;Ya, memang sama sih. Tapi di Acara berita, tidak menayangkan komentar para selebriti yang tiba-tiba saja mereka bilang “Michael Jackson itu sumber inspirasi saya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah acara infotaiment, saya melihat beberapa selebritis yang tiba-tiba saja mengaku-ngaku kalau Michael Jackson adalah idolanya. Kita ambil band Peterpan sebagai contoh pertama. Pada saat diwawancarai tentang pendapatnya tentang kematian Michael Jackson, mereka sempat berkata. “Michael Jackson adalah sosok yang menginspirasikan kita dalam berkarya, selama ini.” Kalau memang begitu, kenapa mereka terkesan melayu? Dan kenapa mereka tidak melengking saat bernyanyi? Contohnya: “Mengapa teeerjadi... Ah! Kepada diiiriku... Auw! Aku tak percaya, kau telah tiadaaa... Ihi!” dinyanyikan sambil moonwalk.&lt;br /&gt;Dan bukan hanya Peterpan. Band Wali pun pada saat diwawancarai, menjawab hal yang hampir sama. Mereka berkata “Michael Jackson adalah orang yang mempengaruhi kami.” Ya, tentu saja. Michael Jackson sepertinya memang mempengaruhi mereka. Dan itu sangat jelas... kalau M.J menyanyi bergaya melayu, dan memasukan umpatan ke dalam liriknya, seperti: “Bajingan”. Itulah sebabnya saya lebih tidak memilih menonton infotaiment dan memilih berita, walaupun topik yang dibahas sama semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lalu, apa hubungannya sama Mbah Surip dan Infotaiment?” ujar Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya memang, itu tidak berhubungan. Sama sekali tidak ada hubungannya. Saya hanya ingin menunjukkan, kalau nanti pasti terjadi hal yang serupa di dalam acara-acara infotaiment nanti. Semua acara infotaiment di seluruh saluran televisi, akan membahas Mbah Surip. Dan nanti akan banyak juga yang seperti band-band di atas. Mereka akan memuji-muji kelakuan Mbah Surip sewaktu dia hidup, seakan-akan mereka sangat akrab dengannya, membicarakan segala kebaikannya dan mereka akan mengaku-ngaku kalau Mbah Surip telah menginspirasikan mereka dalam berkarya. Entah mereka bersungguh-sungguh atau hanya berpura-pura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ini berarti kalau seseorang baru akan benar-benar dihargai dan dibicarakan saat dia sudah meninggal? Lalu apa yang dia dapat sewaktu hidup?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan berpendapat sementara saya menggendong adik saya kemana-mana.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4632945311162549138-4275129110615752032?l=hampiriseng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hampiriseng.blogspot.com/feeds/4275129110615752032/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hampiriseng.blogspot.com/2009/08/infotaiment-manteb-toh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4632945311162549138/posts/default/4275129110615752032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4632945311162549138/posts/default/4275129110615752032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hampiriseng.blogspot.com/2009/08/infotaiment-manteb-toh.html' title='Infotaiment? Manteb Toh?'/><author><name>Omar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05642594525744930770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_A5c9ep38p34/SwaYOnI8gAI/AAAAAAAAAJE/t5__oQaDEvs/S220/16436_1236502923265_1549994232_633694_1938557_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4632945311162549138.post-97782844113132160</id><published>2009-07-18T20:23:00.005+07:00</published><updated>2009-07-18T21:05:44.658+07:00</updated><title type='text'>Take Me Out: Ajang Cari Malu Untuk Laki-Laki</title><content type='html'>Saya baru melihat tayangan ulang dari suatu program di stasiun tv indosiar. Program reality show yang menayangkan beberapa orang yang putus asa tentang jodoh, mendaftarkan diri untuk berdiri di atas panggung dan menunggu beberapa puluh menit hanya untuk menunjukkan ke orang banyak: “Hei. Gue udah tua, tapi gue jomblo lho.” Acara itu bernama Take Me Out Indonesia.Acara itu sendiri adalah acara yang mengikuti acara Take Me Out dari Negara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program Take Me Out adalah suatu program yang berusaha membuat pasangan dengan sistem yang hampir sama dengan Blind Date. Mempertemukan dua orang yang berbeda jenis kelamin(jika mereka heteroseksual), dan mengharapkan mereka akan saling suka lalu menjadi pasangan yang langgeng. Hanya saja, di acara ini bukan hanya ada dua orang, melainkan banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jujur saja, saya tidak mengerti dengan apa yang dipikirkan oleh penyelenggara acara tersebut. Maksud saya, berapa sih kemungkinan berhasilnya menjodohkan orang, dengan cara menyediakan kurang lebih dua puluh wanita yang berdiri di belakang suatu kotak berlampu untuk memilih laki-laki yang mereka suka, dan kurang lebih tujuh laki-laki yang berdiri di atas panggung yang memilih untuk dipermalukan? Mungkin setingkat dengan kemungkinan berhasilnya menjodohkan Budi Anduk dengan Orang Utan Kalimantan. Bahkan ini kemungkinannya masih lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara pemilihannya sendiri terlihat sederhana. Jadi, wanita-wanita itu sudah siap berdiri di belakang kotak, lalu menunggu. Dan laki-laki yang tahan banting akan maju ke atas panggung, lalu dinilai dari fisik dan latar belakang dia. Jika para wanita itu suka, dia tinggal diam. Dan bila tidak suka, dia tinggal menekan tombol untuk mematikan lampu yang ada di tempat mereka. Jika sang laki-laki ini beruntung. Dia akan menemukan beberapa wanita yang lampunya masih menyala dan dia bisa tersenyum. Jika tidak beruntung, dia akan melihat semua lampu sudah tidak menyala dan dia tinggal mundur sambil menahan malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sang pria menemukan ada beberapa lampu yang menyala. Sang pria diharuskan untuk mengeliminasikan wanita-wanita itu sampai hanya tersisa satu. Dan dia mengeliminasikan mereka berdasarkan jawaban dari pertanyaan yang diberi oleh pria itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya, acara ini jelas tidak menguntungkan pihak pria. Karna, para laki-laki putus harapan akan jodoh yang mengikuti acara ini, tidak bisa memilih wanita pilihan mereka. Sedangkan para wanita bisa memilih orang yang dia suka dan tidak suka hanya dengan menekan tombol merah di depan mereka. Menyala artinya “suka”. Padam artinya “Sorry ya, masih ada yang lebih cakep daripada elu di taman safari”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan di acara ini, para wanitanya tidak hanya melihat dari tampilan fisik. Mereka juga memberi nilai pada latar belakang sang pria. Seperti: Pekerjaan, kekayaan, aktivitas, tingkah laku, dll.&lt;br /&gt;Saya membayangkan beberapa kemungkinan kalau saya ikut acara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEMUNGKINAN PERTAMA:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Choky Sitohang&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;Ya, peserta selanjutnya adalah Omar Firdauzy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SAYA MASUK DAN PARA WANITA MENJADI HISTERIS KARNA TAMPILAN LUAR SAYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Choky Sitohang&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;Ya, saya akan menjelaskan tentang Omar yang ganteng ini. Omar ini adalah seorang Model... euhm. Obat Panu? (Menengok ke arah saya dengan tatapan yang seolah berkata “Idih! Amit-amit!”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Saya&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;*Mengangguk Bangga*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TERDIAM 4 DETIK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Choky Sitohang&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;O... ke. Dia pernah membintangi iklan dan pendapatan paling besarnya adalah... ha! Seribu lima ratus rupiah per iklan? (Menengok lagi dengan tatapan sama)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Saya&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;*Mengangguk Pasrah dengan warna wajah yang menyerupai lampu merah*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Choky Sitohang&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;Hmmm...Lebih baik kita lanjutkan. Dan dia juga pernah membinta--&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JLEP JLEP JLEP (SEMUA LAMPU MATI)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Choky Sitohang&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;Lho, kenapa ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Saya&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;(Merasa ngga terima) Kenapa ini mas?! Mati lampu ya? Coba periksa sekring nya deh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Choky Sitohang&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;Oh maaf mas Omar. Ini memang pilihan mereka. Jadi saya meminta maaf sekali lagi. Silahkan mundur mas...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Saya&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;(Masih merasa ngga terima) Ngga mungkin mas! Saya ini model lho!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Choky Sitohang&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;Obat panu? Kalau saya berada di posisi para wanita ini, saya juga akan melakukan hal yang sama mas. Bahkan saya tidak perlu berpikir lagi untuk menolak Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Saya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Masih begitu) Ngga bisa mas! Periksa sekring-nya dulu dong! Mati lampu ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Choky Sitohang&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;Security... Security. Tolong bawa orang ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan misalnya kalau para wanita itu juga melihat dari segi aneh atau tidaknya sang pria. Muncul lagi bayangan baru dalam benak saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEMUNGKINAN KEDUA:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Choky Sitohang&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;Ya, peserta selanjutnya adalah Omar Firdauzy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SAYA MASUK DAN PARA WANITA MENJADI HISTERIS KARNA PENAMPILAN SAYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Choky Sitohang&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;Ya, saya akan menjelaskan tentang Omar yang ganteng ini. Omar adalah seorang pengusaha Es Dawet. Dia mempunyai cabang di seluruh Indonesia dan di 12 negara. Nama perusahaannya bernama Dawet Lestari Indah. Dan, cukup penjelasan tentang Omar ini. Apakah akan ada lampu yang padam? Silahkan memilih dari sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEMUA LAMPU MASIH MENYALA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Choky Sitohang&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;Yak, waktu habis. Dan ternya-- Oooh! Semua lampu masih menyala. Dengan ini mas Omar diharuskan mengeliminasikan mereka hingga menjadi satu orang. Caranya: Anda diminta memberi pertanyaan untuk mereka jawab. Dan anda tinggal mengeliminasikan mereka dari jawaban yang mereka pilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Saya&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;Baik mas Choky. Pertanyaan saya: Bagaimana... Bisa Collombus beserta anak buahnya menemukan benua amerika, jika... blblablabla.... Pitehecantropus melahirkan anaknya lewat... blablabla... Mobil bertenaga uap yang memiliki massa 3 ton berjalan dengan kecepatan tinggi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Para Wanita&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;(Mengerutkan dahi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JLEP JLEP JLEP (Semua lampu padam)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Choky Sitohang&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;Sepertinya para wanita telah sadar...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Saya&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;Sadar akan apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Choky Sitohang:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kalau anda aneh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, bagi saya itu tetap suatu hal yang kemungkinan berhasilnya sangat kecil. Menjodohkan orang lewat Blind Date saja sudah susah. Apalagi ini? Kenapa mereka tidak menunggu saja. Toh kata pepatah “Jodoh ngga akan lari kemana-mana.” Yang berarti, kalau semua orang mempunyai jodoh, dan jodohnya itu pasti datang walaupun datangnya terlambat sekali pun... Di saat Anda berusia 74 tahun dan sedang menunggu di atas kursi roda. Yang penting kan tetap datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bila Anda adalah orang yang tidak sabaran akan jodoh, dan ingin mengikuti acara seperti Take Me Out. Sebaiknya jangan. Lebih baik anda minta dicomblangi oleh teman. Karna, jika hasilnya gagal dan anda ditolak dengan kasar. Seluruh Indonesia tidak akan tahu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4632945311162549138-97782844113132160?l=hampiriseng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hampiriseng.blogspot.com/feeds/97782844113132160/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hampiriseng.blogspot.com/2009/07/take-me-out-ajang-cari-malu-untuk-laki.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4632945311162549138/posts/default/97782844113132160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4632945311162549138/posts/default/97782844113132160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hampiriseng.blogspot.com/2009/07/take-me-out-ajang-cari-malu-untuk-laki.html' title='Take Me Out: Ajang Cari Malu Untuk Laki-Laki'/><author><name>Omar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05642594525744930770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_A5c9ep38p34/SwaYOnI8gAI/AAAAAAAAAJE/t5__oQaDEvs/S220/16436_1236502923265_1549994232_633694_1938557_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4632945311162549138.post-8530344151602448264</id><published>2009-07-16T19:55:00.006+07:00</published><updated>2009-07-18T13:51:44.790+07:00</updated><title type='text'>Pembukaan Yang Tertunda (Atau Ditunda)</title><content type='html'>Akhirnya! Setelah sekian minggu gue bersusah payah dalam mengatur blog ini (lebih tepatnya bersusah payah tidak peduli), blog ini selesai juga. Satu-satunya yang belum ditambah untuk sekarang adalah: Tulisannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, gue mau kasih tau kepada pembaca, bahwa jenis tulisan di blog ini akan berbeda sama sekali dari Cuma Iseng 2. Apalagi Cuma Iseng. Dan bentuk kelucuannya pun mungkin akan berbeda dari Cuma Iseng dan Cuma Iseng 2. Mau tahu seperti apa, jenisnya? Bisa ngga nebaknya? Ya, benar. Seperti beberapa tulisan yang ada di Cuma Iseng 2 belakangan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan gue yang di Cuma Iseng 2 kemarin memang berubah. “Lebih berat mar penulisan kata yang di blog lu! Jadi gue bingung dikit.” kata seorang pembaca sekaligus teman dunia maya gue. Yang sebelumnya dia sering berkata “Mar, tulisan lu ngebuat mata gue pusing! Gue bingung.” Gue jadi heran, dia itu bisa baca atau ngga. Kalau dia selalu bingung setiap selesai membaca. Mungkin kalau dia ditempatkan dia perpustakaan, dalam 2 menit mulutnya sudah berbusa. Dan ironisnya, dia juga seorang blogger. Apa dia juga bingung setelah baca tulisannya sendiri? Bisa jadi kalau keadaannya sama kayak tadi, dalam waktu 3 bulan dia menjadi blogger, dia sudah terbaring di rumah sakit. Koma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa yang terjadi kepada  cucu saya dok.” Tanya neneknya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cucu anda mengalami koma.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Koma?” tanya si nenek sambil menggaruk kepala. “Koma kenapa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dia terkena penyakit langka yang belum ada obat, bahkan namanya.” jelas sang dokter. “Gangguan yang timbul karna kebingungan setiap kali membaca.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“HAH?!” sang nenek tampak terkejut. “Hebat! Dia mendapatkan penyakit langka?! Saya jadi terharu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya begitulah,” ujar sang dokter. “Dan biasanya, yang terkena penyakit ini hanya orang-orang bodoh lho. Dan untuk sementara, sebaiknya dia jangan diperlihatkan tulisan sama sekali.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Baik dok.” Tutup sang nenek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngga lama kemudian, dia bangun. “hmm, dimana i--“ Bruk! Lalu koma lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenapa ini dok?” tanya si nenek khawatir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang dokter bingung dan memeriksa sekitar. Lalu dia melihat sang nenek, dan mengerutkan dahi. “Apa itu?” menunjuk ke nenek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ah? Apa? Oh, ini? Ini kaos yang saya beli di daerah tebet.” Jawab sang nenek. “Ada yang salah?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kan tadi saya bilang kalau jangan diperlihatkan tulisan dulu untuk sementara ini.” Omel sang dokter. “Dan di baju anda itu ada tulisannya! Mana tulisannya begitu...’I am sexy’.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan gue yang berubah di Cuma Iseng 2 kemarin sebenarnya punya tujuan di balik perubahannya. Jadi, gue ngga asal ubah aja, karna pembaca Cuma Iseng 2 tadi bisa menjadi bingung (tapi ngga separah teman gue tadi). Dan tujuan gue ngerubah tulisan gue di Cuma Iseng 2 kemarin adalah untuk membuat pembaca Cuma Iseng 2 menjadi terbiasa dengan tulisan seperti ini. Jadi misalkan mereka membaca Hampir Iseng ini, mereka sudah menjadi terbiasa, dan bisa angguk-angguk atau geleng-geleng saat mereka membacanya. Bukan menjadi garuk-garuk kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan blog ini mungkin akan ada perubahan lainya. Jadi, akan menjadi beda lagi dari beberapa postingan yang ada di Cuma Iseng 2 belakangan ini. Perbedaannya mungkin seperti:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-    Gue = Akan ditulis menjadi saya. Mungkin “Gue” akan dipakai di beberapa bagian.&lt;br /&gt;-    Kalo = Akan ditulis menjadi kalau.&lt;br /&gt;-    Bakal = Menjadi akan. Dan mungkin akan dipakai di beberapa bagian.&lt;br /&gt;-    Liat = Akan ditulis menjadi lihat. (Pengecualian buat liat yang berarti tanah. Hasilnya bakal jadi aneh nantinya. “Mama!” sorak sang anak. “Aku tadi membuat tanah lihat!” malah jadi rusak.)&lt;br /&gt;-    Tau = Akan ditulis tahu. Tapi gue yakin elu tau mana tahu yang ngejelasin tau. Sama tahu yang ngejelasin tahu (makanan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan seterusnya. Gue bakal memakai kosa kata yang terlepas dari bahasa gaul. Semua yang gue tulis mungkin akan memakai kosa kata serupa dengan apa yang biasa elu liat di dalam novel Harry potter. Yang beda hanya di sini elu engga bakal ngeliat mantra. Ya gue yakin elu juga tau, apa aja kata yang gue maksud tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Baca: Loh? Tapi sekarang kenapa masih make kata yang sama? Katanya mau berubah?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya untuk pembuka, ngga apa lah. Sebagai pemberitahuan doang.&lt;br /&gt;Jadi, mulai sekarang. Blog ini saya resmikan dengan seenaknya, sekarang!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4632945311162549138-8530344151602448264?l=hampiriseng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hampiriseng.blogspot.com/feeds/8530344151602448264/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hampiriseng.blogspot.com/2009/07/pembukaan-yang-tertunda-atau-ditunda.html#comment-form' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4632945311162549138/posts/default/8530344151602448264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4632945311162549138/posts/default/8530344151602448264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hampiriseng.blogspot.com/2009/07/pembukaan-yang-tertunda-atau-ditunda.html' title='Pembukaan Yang Tertunda (Atau Ditunda)'/><author><name>Omar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05642594525744930770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_A5c9ep38p34/SwaYOnI8gAI/AAAAAAAAAJE/t5__oQaDEvs/S220/16436_1236502923265_1549994232_633694_1938557_n.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry></feed>
